POJOK, LP3MI.ORG – Memasuki masa kampanye Pileg 2019, seorang
calon legislatif (caleg) bernama Isbah mulai menggencarkan sosialisasi dirinya
dengan rutin berkampanye ke daerah pemilihannya. Isbah berharap bisa meraup
suara dari beberapa desa yang luput digarap secara serius oleh caleg lain.
Pada sebuah kesempatan memberikan orasi di hadapan
warga desa, Isbah berteriak lantang, "Saudaraku semua, saya hadir di sini
untuk mengharapkan bantuan saudara semua. Jangan ragu berikan suara saudara
untuk saya, agar bisa menjadi anggota legislatif!”
“Bila saya terpilih nanti, tentu saya tidak akan
melupakan jasa saudara sekalian dan desa ini. Saya akan memprioritaskan
pembangunan jalan dan jembatan agar akses saudara sekalian ke kota untuk
menjual hasil pertanian menjadi lebih mudah dan lancar." Seru Isbah penuh
percaya diri.
Tiba-tiba, seorang tokoh pemuda yang sempat hadir
dalam kampanye akbar tersebut, berseru, “Tapi, bagaimana bisa bapak mau
membangun jembatan, sementara di desa ini tidak ada sungai?"
Di tengah semangat yang menggelora, Isbah kembali
berseru lantang, “Itu bukan masalah, anak muda! Jika memang di sini belum ada sungai,
sekalian kita gali sungainya baru bangun jembatan!"
Masyarakat yang ikut kampanye langsung saling pandang.
